Beranda / NASIONAL / PWI Babel Kerahkan 3 Armada Logistik Bawa Bantuan Rp142,5 Juta ke Pengungsi Kebakaran Serdang

PWI Babel Kerahkan 3 Armada Logistik Bawa Bantuan Rp142,5 Juta ke Pengungsi Kebakaran Serdang

PANGKALPINANG, Sorotbabel-news.com– Tim Posko Kemanusiaan PWI Babel Peduli mengerahkan tiga armada logistik untuk mengangkut bantuan bagi korban kebakaran di Dusun Serdang, Desa Jelutung II, Kecamatan Simpang Rimba, Kabupaten Bangka Selatan.

Sebanyak tiga unit kendaraan yang terdiri dari satu dump truck dan dua mobil pick up dikerahkan untuk mengangkut seluruh logistik dari Pangkalpinang menuju lokasi pengungsian di halaman SD Negeri 7 Simpang Rimba, Selasa (13/10/2026) pagi.

Sejak pagi, tim mulai sibuk menyusun dan menaikkan ratusan paket bantuan ke atas armada. Mulai dari kasur lipat, bantal, karpet, selimut, hingga bahan pangan balita dan perlengkapan sanitasi agar aman selama perjalanan.

Ketua PWI Babel, M. Fathurrakhman, mengatakan pemberangkatan ini sesuai dengan jadwal tanggap darurat yang telah dirancang sejak penggalangan dana dibuka. Seluruh barang yang dibawa merupakan hasil konversi donasi masyarakat yang telah terkumpul sebesar Rp142,5 juta.

“Sesuai rencana, pagi ini seluruh barang bantuan yang sudah kami belanjakan kemarin langsung di-loading ke armada. Ada satu dump truk dan dua pick up yang kita siapkan karena volume barangnya cukup banyak, terutama kasur lipat, karpet, dan bantal untuk alas tidur pengungsi,” kata pria yang akrab disapa Boy ini di sela aktivitas pemuatan barang.

Boy menegaskan, tim relawan PWI Babel akan mengawal langsung rombongan armada tersebut hingga ke titik pengungsian. Langkah ini dilakukan agar proses bongkar muat dan pembagian logistik di lapangan bisa berjalan cepat dan langsung menyasar kelompok rentan.

“Kami kawal langsung sampai ke tenda-tenda darurat. Fokus kami adalah memastikan popok, susu anak, pembalut wanita, dan lauk-pauk kering ini segera terdistribusi hari ini juga ke tangan ibu-ibu dan anak-anak yang sangat membutuhkan,” tambah Boy.

Diketahui, kebakaran besar yang menghanguskan sekitar 500 rumah pada Sabtu (10/10/2026) lalu memaksa sekitar 2.000 jiwa bertahan di posko darurat dengan fasilitas seadanya.

Boy berharap, kehadiran tiga armada bantuan dari PWI Babel ini dapat menutup kelangkaan perlengkapan tidur dan sanitasi yang menjadi keluhan utama para pengungsi selama beberapa hari terakhir.*Tim

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *