
Sijuk, Sorotbabel-news.com– Dugaan tindak kekerasan terhadap seorang kuli panggul pasir timah di Desa Tanjung Tinggi, Kecamtan Sijuk, Kabupaten Belitung, dikabarkan telah berakhir damai.
Informasi yang dihimpun, dugaan kekerasan tersebut dilakukan oleh SN (inisial), seorang juragan perahu yang diduga akan melansir pasir timah ke tengah laut menuju kapal yang sudah standby. Namun, rencana pengiriman pasir timah yang diduga akan dibawa keluar Pulau Belitung itu gagal karena informasi disebut telah bocor.
Peristiwa dugaan kekerasan tersebut terjadi pada Kamis (07/10/2026) malam. Korban berinisial AD, warga Tanjung Tinggi, disebut sempat hendak melaporkan kejadian tersebut kepada Aparat Penegak Hukum (APH) pada malam itu juga.
Saat dikonfirmasi awak media, SN membenarkan adanya peristiwa tersebut. Namun menurutnya, persoalan itu telah diselesaikan secara kekeluargaan.
“Sudah damai disaksikan RT setempat, bahkan surat damainya sudah ada,” ujar SN.
Ia juga mengatakan bahwa AD saat ini tidak dapat ditemui.
“Dia (AD), saat ini tidak tahu di mana, tidak memberikan kabar,” ucap SN.
Sementara itu, AD selaku pihak yang diduga menjadi korban hingga saat ini belum dapat dihubungi. Redaksi masih berupaya melakukan konfirmasi kepada AD untuk memverifikasi kebenaran informasi tersebut.*Tim






